6 Surga Wisata Belanja di Yogyakarta

Banyak orang yang menganggap Yogyakarta sebagai tempat untuk pulang, terutama bagi mereka yang pernah menjadikan kota ini sebagai tempat perantauan. Tapi tak hanya rumah, Jogja jugalah surga tempat wisata. Ada seabreg destinasi tersembunyi yang bisa kamu sambangi di propinsi yang terletak di bagian tengah-selatan Pulau Jawa ini. Dari cave tubing di Kalisuci hingga terjun mencebur dinginnya air di Curug Indah, liburan di Jogja memang melahirkan kesan tak tergantikan.

Jogja juga mampu memuaskan hasrat anda yang satu ini : berbelanja! Ya, anda tidak butuh menjejakkan kaki ke mal-mal mahal di kota-kota besar untuk temukan pengalaman belanja yang bernilai. Jogja tawarkan semuanya, dari kerajinan kulit berkwalitas tinggi sampai baju jadi dengan jahitan rapi yang dapat anda peroleh dibawah Rp. 100. 000.

Mana saja sich sebagai surga wisata berbelanja di Kota Gudeg? Simak keduanya sama yuk!

1. Surga berbelanja pertama pastinya Malioboro, tempat beberapa pedagang menjual barang selama jalan yang beberapa ratus mtr. panjangnya.

Siapa yang tidak kenal Malioboro? Ruas jalan sebagai ikon Yogyakarta ini akan jadi tempat pertama yang anda singgahi saat hingga di Kota Gudeg ini. Di sinilah jantung kesibukan kota Jogja berdenyut, dimana orang-orang Jogja berbaur dengan wisatawan.

Dari Stasiun Tugu hingga seberang Pasar Beringharjo, selama jalan ini dipenuhi oleh deretan toko, pusat perbelanjaan, hingga pedagang yang berjualan di emperan. Barang yang dijajakan juga begitu bermacam, dari mulai batik, kaos, aksesori, hingga tukang tato temporer. Yang pasti, menyusuri emperan toko di Malioboro untuk mencari oleh-oleh atau sebatas bersihkan mata akan jadi pengalaman yang mengasyikkan buatmu.

2. Janganlah lupa sambangi ujung selatan Malioboro. Anda juga akan temukan Pasar Beringharjo, tempat anda dapat beli batik atau baju dengan harga Rp. 60. 000 saja.

Senang menyusuri emperan Malioboro, belok saja ke Pasar Beringharjo yang masih tetap terdapat di lokasi yang sama. Pasar tradisionil ini usianya nyaris sama juga dengan Kraton Yogyakarta yang berdiri mulai sejak 1758. Sepanjang beratus-ratus tahun, lokasi ini mejadi pusat ekonomi kota Jogja hingga jadi pasar yang anda kenal saat ini.

Di pasar ini, sepertinya nyaris semua ada deh. Dari mulai bermacam jenis kain serta baju batik, jajanan pasar, bahan makanan, jamu-jamuan, gadget, hingga beberapa barang antik serta baju dalam. Terlebih, semuanya masih tetap dapat anda tawar dengan harga lebih rendah, lho. Bahkan juga anda dapat memperoleh baju jadi berjahitan rapi dengan harga Rp. 60. 000 saja!

3. Miliki kemauan beli onderdil motor, baju sisa, sampai beragam barang antik? Singgah dahulu ke pasar “maling”!

Ada yang katakan Pasar Klithikan itu pasar “maling”. Konon, bila barangmu hilang di seputaran kota Jogja, anda dapat menemukannya di pasar ini. Tapi, asumsi itu tidak benar, pedagang disini bukanlah penadah, kok. Jadi, janganlah berharap cinta anda yang lenyap akan ketemu disini. Hehehe.

Pasar Klithikan yang terdapat di Pakuncen, Wirobrajan, ini adalah hasil relokasi. Dulunya, pasar ini adalah pasar tumpah yang buka setiap malam di Jalan Mangkubumi. Di pasar ini, anda dapat temukan bermacam beberapa barang sisa serta baru, seperti onderdil serta aksesori kendaraan bermotor, beberapa barang antik nan jadul, baju, dan hp baru serta sisa, dari mulai yang keluaran paling baru hingga yang lawas. Bila anda pengagum motor tua, tentu sukai berburu onderdil antik disini.

4. Tidak butuh pusing mencari fashion item memiliki bahan kulit. Ada Manding, pusat kerajinan kulit di daerah selatan Yogyakarta.

Anda sukai berburu fashion item memiliki bahan kulit? Datang saja ke desa wisata kerajinan kulit Manding yang terdapat di Jalan Parangtritis KM 11, Bantul. Disini, anda dapat temukan berbagai product fashion yang terbuat dari kulit, seperti tas, sepatu, dompet, jaket, ikat pinggang, hingga pernak-pernik seperti gantungan kunci serta pigura. Harga nya sendiri di bandrol pada Rp. 70. 000 sampai Rp. 1. 000. 000.

Harga beberapa produk kulit ini tidak semahal di mal. Terlebih, anda masih tetap dapat ngenyang dengan kata lain menawar harga nya. Tidak heran bila tempat ini jadi maksud pemburu product kulit, karna terkecuali lebih murah, kualitasnya juga tidak kalah sama yang bermerk. Terkecuali wisata berbelanja, anda dapat juga mengintip sistem pemrosesan serta pembuatan product memiliki bahan kulit yang dikerjakan oleh pengrajin.

5. Bila menginginkan membuat cantik rumahmu, janganlah lupa mencari guci, kaca, patung ukiran, serta hiasan dinding di Kasongan.

Lokasi Kasongan begitu populer di kelompok wisatawan jadi sentra kerajinan gerabah atau keramik. Jadi, sayang banget bila ke Jogja tapi tidak pernah singgah ke galeri seni gerabah yang berderet ditempat ini. Siapa tahu, anda temukan guci atau patung yang cocok buat mendekor tempat tinggal atau kamarmu, atau souvenir buat oleh-oleh.

Sentra kerajinan gerabah yang terdapat di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul ini buat serta jual benda-benda dari gerabah seperti pot serta guci bermacam motif, patung, hiasan dinding, perlengkapan dapur, furniture, dan beragam product kerajinan yang lain. Penasaran lewat cara membuatnya? Anda dapat memandangnya segera kok!

6. Tidak hanya kain yang dapat dibatik! Tunjukkan sendiri di Desa Wisata Krebet, yang penduduknya melakukan eksperimen dengan media kayu

Bila anda menduga kerajinan batik itu hanya memakai medium kain, anda salah besar. Di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, warganya tidak memakai media kain untuk membatik, tetapi menggunakan kayu. Tapi, malah di situ daya tariknya, batik yang digambar diatas kayu oleh pengrajin hasilkan bermacam product yang unik.

Beberapa barang yang dibuat sentra kerajinan beragam macam. Ada topeng, wayang serta patung kayu, gantungan kunci, cermin, kotak perhiasan, serta banyak sekali lagi. Cocok banget untuk kamu yang sekali lagi cari souvenir buat oleh-oleh atau pernikahan. Sistem membuatnya dapat juga anda saksikan sendiri, tidak jauh lain dengan pembuatan batik kain. Oh iya, pernak-pernik hasil kerajinan batik kayu ini telah merambah pasar mancanegara lho. Sumber: wisatatiga.com